Cara Menanam Bunga Gantung dan Perawatannya

Cara Menanam Bunga Gantung dan Perawatannya

Thegreenroomperth – Tentunya cara menanam bunga gantung ini akan memberikan kesan indah tersendiri yaitu bisa menghiasi teras bagian atas. Saat ini semakin banyak orang yang tertarik dengan bunga gantung tentunya bisa dijadikan sebagai peluang bisnis bagi anda yang memiliki hobi menanam.

Anda tidak perlu khawatir kesulitan menanamnya karena kami akan memberikan panduan lengkapnya di artikel ini. Berikut 11 cara menanam dan merawat bunga gantung yang dirangkum Papan Bunga Makassar sebagai berikut.

1. Persiapan tanah

Langkah pertama adalah Anda perlu menyiapkan pot. Karena akan digantung, sebaiknya pilih pot yang berukuran kecil. Hal ini untuk mengurangi risiko pot terbalik karena beban yang terlalu berat.

Pilih juga bahan pot yang tepat yaitu bahan plastik. Hal ini karena jika pot jatuh, tidak akan mudah pecah. Kemudian pastikan ada dua lubang (gantungan) di tepi pot yang nantinya akan digunakan untuk menggantung tali gantung.

2. Isi toples dengan hummus

Untuk mengisi pot kami menggunakan tanah humus dan mencampur polong dan serbuk gergaji, perbandingannya adalah tanah humus (3): pasir (1): polong (1): serbuk gergaji (1). Tujuan pencampuran bahan-bahan tersebut agar tanah di dalam pot tidak mudah menjadi padat.

3. Pengadaan pupuk dasar

Untuk pupuk dasar, Anda bisa menggunakan campuran pupuk organik dengan pupuk buatan. Gali tanah di tengah pot sekitar 10-15 cm lalu isi dengan 10-20 sendok makan campuran pupuk. Setelah itu, tutup kembali dengan tanah pot.

4. Persiapan benih bunga gantung

Ada banyak tanaman berbunga yang cocok untuk hiasan gantung, antara lain: anggrek, begonia, bunga krokot, Susan vine bermata hitam, bunga kaktus zygo, dll. Pilih bunga yang sesuai dengan preferensi Anda. Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan karakter dan habitat asli tanaman tersebut tergantung dari lingkungannya.

5. Tanam bibit bunga dalam pot

Setelah bibit bunga cukup umur untuk di pot, sebaiknya segera melalui proses transfer bibit untuk menanamnya di pot. Gali tanah tempat pupuk dasar sekitar 5-10 cm, lalu tanam benih bunga di sana. Bibit bunga yang baru saja dipindahkan sebaiknya segera disiram agar tetap segar dan tidak layu.

6. Pot gantung

Untuk tali, pilih tali yang kuat dan ikat ke lubang pengait di tepi pot. Perlu diingat bahwa untuk menggantung pot, Anda bisa menggantung pot dari ketinggian yang masih mudah dijangkau. Hal ini karena untuk memudahkan proses perawatan dan penyiraman. Selain digantung dengan tali, cara lain adalah dengan mengikatnya ke paku atau pengait di dinding.

7. Tanaman berbunga gantung air

Gunakan panci atau selang kecil untuk menyirami pot. Anda bisa menyiram setiap 3 hingga 5 hari. Anda dapat memeriksa kadar air di dalam tanah untuk memastikan.
Untuk penyiraman setiap hari, Anda bisa menggunakan semprotan untuk menyemprot daun di pagi dan sore hari. Dengan cara ini daun akan selalu terlihat segar.

8. Ukuran lembar

Pemangkasan dilakukan untuk menata dan menata batang dan daun bunga agar lebih menarik. Pemangkasan dapat berlangsung hingga 3-4 minggu, itu semua tergantung pada kecepatan pertumbuhan tanaman berbunga.

9. Pemupukan susulan

Pemupukan susulan cara menanam bunga gantung bisa dilakukan setiap 2 bulan sekali untuk pupuk organik dan sebulan sekali untuk kebocoran NPK. Tujuannya agar tanah dapat mempertahankan kandungan nutrisi dalam tanah pot.

Ada 2 langkah pemberian pupuk susulan, yaitu pertama menuangkan larutan NPK setiap 1 bulan sekali setelah tanam. Kemudian yang kedua adalah menambahkan pupuk organik granul setiap 2 bulan sekali dengan cara menggali tanah di sekitar akar tanaman, kemudian mengisinya dengan granul organik dan menutupinya kembali dengan tanah.

10. Penggantian tanah dan tanaman

Untuk tanaman berbunga di atas 6 bulan, Anda harus mengganti substrat pot kira-kira setiap 8 hingga 12 bulan. Caranya adalah dengan memukul bagian luar pot agar tanah di dalam pot terlepas dan tanaman dapat dengan mudah dicabut. Jika agak sulit, Anda bisa mencoba mengangkat atau menariknya dengan selang taman bertekanan tinggi untuk menghilangkan tanah dari akarnya.

Segera isi pot dengan campuran tanah yang baru, kemudian tanam kembali bunga yang telah dicabut tadi. Untuk bunga yang berumur kurang dari 6 bulan, tanaman biasanya harus diganti setelah masa berbunga berakhir dan daun mulai mengering.

11. Pengendalian hama dan penyakit disease

Hama yang biasanya menyerang tanaman gantung adalah serangga yaitu ulat. Sedangkan penyakit yang paling sering menyerang adalah jenis jamur dan bakteri patogen yang disebabkan oleh tanah yang terlalu basah dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, Anda bisa mengurangi interval penyiraman saat musim hujan karena air menguap lebih lama.

Cara mengatasi serangan hama, Anda perlu menyesuaikan dengan jenis hama yang menyerang. Jika serangannya dari serangga bisa menggunakan insektisida, tetapi jika jamur bisa menggunakan fungisida, dan untuk bakteri bisa menggunakan bakterisida.

Referensi: Florist Makassar